Aksi Donor Pahlawan Kemanusiaan

SUKA RELA : Para Pedonor merelakan darahnya diambil untuk disumbangkan kepada orang yang membutuhkan.
SURABAYA – Aksi Donor Darah berlangsung di ruang Wi-Fi Lt.1 Perpustakaan kampus B Unair kemarin, Jum’at (25/3). Kegiatan donor darah kali ini diadakan oleh Departemen Pengabdian Masyarakat, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Budaya (FEB) Unair sesuai progam kerja mereka yang telah ditetapkan pada tahun 2011. Dalam satu periode masa jabatan, donor darah akan dilaksanakan dalam dua periode. “Periode pertama di bulan Maret, yaitu kemarin. Lalu periode kedua insyaAllah akan digelar pada bulan Oktober yang bertepatan dengan diesnatalis FEB” ujar Putri, salah satu staf Pengmas.
Pendaftaran donor darah mulai dibuka pada pukul 09.00 WIB. Tercatat hingga pukul 12.00 WIB sudah tujuh puluh sembilan orang yang mendaftar sebagai pedonor. “Alhamdulillah, saya selaku panitia merasa puas karena masih banyak teman-teman mahasiswa yang rela menyumbangkan darahnya”, imbuh Putri.
Untuk menjadi pedonor, telah diberlakukan syarat-syarat khusus. Diantaranya adalah rentan usia antara 17-60 tahun, memiliki berat badan minimal 46 kg, kadar hemoglobin minimal 12,5 g/dl, serta tekanan darah sistolik antara 100-160 mmHg dan Diastolik 70-90 mmHg.selain itu, pedonor juga harus dalam keadaan sehat, tidak sedang menderita penyakit serius atau dalam pengaruh obat-obatan. Khusus untuk wanita yang sedang haid, hamil atau menyusui juga tidak diperkenankan untuk menyumbangkan darahnya. “Wanita yang sedang haid sudah banyak mengeluarkan darah, kalau darahnya juga diambil untuk donor, dia akan merasa lemas” terang dr. Diah Tunjungsari, dokter khusus dari PMI yang bertugas kala itu.
Setelah syarat diatas terpenuhi dan seseorang diperbolehkan untuk melakukan donor, akan dilakukan beberapa pemeriksaan terlebih dahulu. Pertama adalah penimbangan berat badan, lalu pemeriksaan golongan darah dan kadar hemoglobin. Dilanjutkan oleh pemeriksaan kesehatan sederhana oleh dokter. Secara umum, pengambilan darah membutuhkan waktu ±10 menit. Jika dihitung keseluruhan mulai dari pengisisan formulir sampai pengambilan darah selesai, kira-kira berlangsung selama 40 menit. Satu hal yang tak boleh dilupakan sebelum mendonorkan darah, yaitu makan yang cukup.
Sebagai bentuk rasa terimakasih dari PMI, mereka memberikan goody bag kepada masing-masing pedonor. Tas kecil berwarna putih dengan lambang PMI yang berwarna merah itu berisi biskuit, susu, serta vitamin untuk memulihkan tenaga. Salah satu peserta donor darah bernama Orrinda mengaku puas karena sudah bisa melakukan hal yang bermanfaat bagi orang lain. “Jujur ini pengalaman pertamaku, meskipun awalnya deg-deg an, tapi setelah itu aku merasa lega karena nggak seserem yang aku bayangin. Semoga darahku bisa menolong orang di luar sana yang sedang membutuhkan” ujar mahasiswi berjilbab itu sambil tersenyum. (ula)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar